devide et impera sepak bola


Siapa yang nonton pertandingan BELANDA vs BRASIL pada piala dunia AFSEL 2010 pasti akan langsung memahaminya. Politik bukan hanya ada di ruang sidang legislatif atau yudikatif, tapi politik juga ada di lapangan hijau. Percaya atau tidak, pelatih van Marwijk megakui bahwa sebenarnya timnya hanya menang mental setelah gol bunuh diri Felipe Melo yang salah mengatisipasi umpan crossing SNEIJDER. Kejadiannya diawali oleh aksi solorun Arjen ROBEN yang memaksa m.Bastos melanggarnya.

arjen ROBEN yang memang selalu dan selalu jatuh ketika didekati oleh pemain lawan, haha…ini emang agak hiperbolis, tapi memang begitulah adanya. Dia selalu jatuh dan menghasilkan free kick. Dari pemain berkaki kidal ini lah strategi dan politik Van Marwijk dijalankan di Lapangan Hijau. Emosi para pemain Brasil pun terpancing dan alhasil Belanda dapat memenangkan pertandingan 2-1.

Politik adu domba memang tidak sepenuhnya benar-benar terjadi seperti ketika nenek moyangnya dulu mengadu domba para pendahulu kita di nusantara. Tapi dilapang hijau ini, strateginya cukup manjur untuk merusak konsentarsi para pemain dan yang terutama kekompakan tim brasil jelas hancur.

Saya seneng BELANDA menang lawan BRASIL dan saya seneng van MARWIJK lah pelatihnya yang mampu mengalahkannya. Secara keseluruhan pertandingan ini memang miliki belanda.

Mungkin ini sudah saatnya belanda juara lagi, lihat saja terawangannya es-ITO di http://www.itonesia.com atau mungkin tanya orang yang ngaku master aja lebih baik.

Kita lihat siapa yang akan menjadi JUARA DUNIA tahun ini. SAYA PEGANG BELANDA

Advertisements