Dalam satu baris tanpa titik


Aku akan mengawali dengan sebuah huruf vocal yang pertama (A), yah sudah dilakukan. Lalu berkata “Alhamdulillah” namun aku pasatikan ini tidak akan berakhir dengan huruf (Z),mudah-mudahan, amin. Tidak ada jalan lurus dalam kehidupan. Entah kenapa kalimat tersebut tiba-tiba saja tertera dan cukup jelas dikepala, yang sudah tidak lagi mencernanya untuk selanjutnya di tulisakan pada sebuah layar 14 inchi.

“Tidak ada jalan lurus dalam kehidupan” lagi, dan lagi kalimat teresebut menjadi sugesti yang paling hangat ditengah kedinginan yang melanda pergantian malam dengan pagi. Tubuh yang menggigil berselimut embun dan awan dengan yang meremangkan cahaya bulan. Suhu mencapai titik terdinginnya pada jam tersebut. Itu adalah hari kedua saya tinggal disebuah pedesaan dengan ketinggian tidak kurang dari 1000mdpl untuk melaksanakan tugas pekerjaan. Badan kurang bisa beradaptasi dengan suhu dingin tersebut. Alhasil, pilek dan bersin !! sayangnya tidak bawa konidin yang tertinggal di laci ke dua dari bawah lemari tetangga.

Hari itu pula, hari kedua yang bertepatan dengan genapnya usia menjadi 24. Bukan umur yang muda untuk sekedar bermain dan tidur. Yah memang tidak lagi….saya sedang bekerja, dan ini bukan mainan. Laptop dengan program tunggal dan music yang hanya satu album selanjutnya akan menjadi barang yang paling banyak menemani saya selama tidak kurang dari 45 hari. Jam kerja saya 24 jam, dikurangi waktu tidur 6 jam makan tiga kali menghabiskan waktu tidak kurang dari dua jam dan sesekali menyisakan waktu untuk benar-benar menikmati kopi dan dji sam soe kurang lebih 2 jam juga. Mandi dan lain sebaginya juga tidak lebih dari dua jam. Jadi berpa tuh jam kerja saya.

Tidak ada tiup lilin atau kue tar yang harus di tamparkan pada muka orang. Bahkan saya sendiri sebenarnya sedikit lupa dengan tanggal itu. Saya tidur pulas karena pilek yang menina bobokan. Sampai akhirnya pagi menyaksikan setumpuk mention dan notif yang mengingatkan tanggal itu. Yang pasti, lebih tua dari kemarin tapi lebih muda dari besok. Tetep optimis, karena untuk bahagia orang tidak perlu menjadi siapapun selain menikmati menjadi diri sendiri.

Se krat ucapan yang intinya dapat dirangkum dalam “wish you all the best”

Terimakasih semua

Terimakasih cinta

Terimakasih cinta dan

Cinta

Terlalu banyak cinta untuk diceritakan, paragraph ini takkan mampu menampunnya, jadi sekali lagi terimaksih atas semua do’a yang kalian berikan. Semoga Tuhan membalasnya dengan kebaikan dan kebahagian dalam satu baris kehidupan tanpa titik yang kita jalani. BAHAGIA SELALU … amin

Nnnahhhh tulisan ini sebenarnya saya tulis siang tanggal itu, Cuma baru ketemu lagi dari folder yang tertimbun jutaan angka yang telamh selama sebulan full saya pandangi dengan CSPRO…..saya iseng  juga masukin beberapa #fatwacinta dari @tAboe….

  1. Love come from heart, but true love come from mind and soul
  2. True love is fantasy you feel in reality
  3. The hardest thing you can do for love is to let go of the one you love
  4. Love is sweet’s when it’s new, but sweeter when it’s true
  5. Love is an act of endless forgiveness, a tender look which becomes a habit #ustinov
  6. Friendship is good…love is better, but true love is the best…if u find one…keep it
Advertisements