Pembukaan bu SUWARSIH


Hari ini tanggal 24 September 2010, bukan hari yang spesial, hari berjalan seperti biasa. Cuma bedanya, hari ini kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga daerah istimewa yogykarta berkenan meluangkan waktunya untuk membuka acara pembinaan tim olimpiade penelitian seluruh indonesia (OPSI) DIY, setelah sebelumnya bersedia meninggalkan tugasnya menjemput pralemen Thailand yang datang berkunjung. Salah satu hal yang berbeda.

Hal lainnya, pembukaan berjalan seperti biasa, dibuka dengan do’a dan ada satu sesi khusus untuk menyanyikan lagu INDONESIA RAYA. Seperti wajarnya pembukaan sebuah acara, ada pula sesi pengarahan dari yang membuka. Dalam hal ini adalah pengarahan dari Prof. Suwarsih Madya, P.Hd sebagai kepala dinas DIKPORA DIY.

Terdapat pesan-pesan yang cukup menarik bagi saya dalam isi pengarahannya. Beliau bercerita banyak tentang kehidupan, ilmu dan pendidikan serta tidak ketinggalan juga beliau melemparkan joke-jokenya. Sungguh sesuatu yang berbeda. Salah satu isi pesannya adalah tentang ilmu dan penelitian. Beliau berpesan bahwa, satu-satunya yang membantu kemajuan adalah ilmu pengetahuan dan penelitian. Peneltian sicence juga harus di imbangi dengan penelitian sosial masyarakat. Karena pada dasarnya setiap penelitian adalah untuk kemaslahatan masyarakat.

Beliau juga mencontohkan ilmu-ilmu yang disalahgunakan dan akhirnya malah mencelakakan manusia. Bom-bom yang diledakan tidak pada tempatnya menjadi sebuah contoh nyata. Beliau juga menyampaikan pesannya tentang tujuan pendidikan. “UAN seharusnya tidak menjadi tujuan dari pendidikan” di negara kita. UAN hanya salah satu proses saja dari pendidikan itu sendiri. Anak-anak sekarang sibuk menghadapinya. Mereka hanya tahu tanpa mengerti ini yang parah. Tujuan pendidikan untuk mencerdasakan harus diluruskan. Tujuan pendidikan bukan lulus UAN. Kalau tujuannya benar, prosesnya benar, pasti uan terlewatkan.

Sekedar mengingatkan: DIY sebagai kota pelajar banyak disoroti pada pertengahan tahun ini, karena hasil UAN yang dianggap jeblok.

Pertanyaa: siapa yang paling berperan dalam meluruskan tujuan tersebut, dan mengawal prosesnya?, semoga segera kembali kejalan yang benar pendidikan kita.

Advertisements