Nafas ke-dua #1


Aku suka lampard, kamu suka rooney #hasyah apaan coba?. Aku suka cewe berkacamata kamu suka cewe atletis, haduuuhhhh… apa iya?! setauku gitu, anggaplah hipotesa aja. Yang pasti sahabat selalu menjadi nafas kedua. oke-oke setelah tuhan dan do’a ibu (baca: orang tua).

Kalo gue ariel mungkin saat ini langsung berdendang “wahai sahabat kita bla bla bla…

Matur thankyou buat semua sahabat – sahabati niru gaya anak IPNU. Dulu kala saya pernah menjabat sebagai sekretaris komisariat. Walaupun pernah dilatih TONTI dan sempet mengatur keuangan (baca: bendahara) organisasi tersebut saya paling males melangkah dengan tegak. Jadi melangkah layaknya PMI yang cepat dan sigap, tanggap siaga. Dengan tandu dan jamu…(masih inget pelantikannya harus minum jamu pahit banget).

nglantur…?

Intinya sahabat itu seperti nafas kedua, disaat kita hampir mati maka jika ada sahabat bisa hidup lagi.

Advertisements