2010 – to remember


Tahun 2010 ini menjadi tahun yang biasa saja, tidak ada yang istimewa dan luar biasa. Bahkan cenderung tahun yang penuh bencana, buat saya.

Banyak pelajaran yang bisa didapat, tempa diri yang tidak didapat di institusi adalah hal positifnya. Mungkin hal ini yang menyebabkan semua menjadi lebih istimewa, ada bencana, ada cobaan, ada pelajaran. Tidak terlalu diingat, tanggal 1 Januari lalu melakukan apa, atau menulis apa, tidak ada dokumentasi, itu kelemahannya. Beda dengan awal, akhir menjadi sesuatu yang didokumentasi, walau tidak seditil jarum detik pada jam dinding, kata-kata dan kalimat ini adalah perwakilannya.

Niatnya dilanjut nulis di bis ntar malam, dengan target jam 00.00 bisa di postkan di blog… – bersambung –

Niatnya akan menulis lanjutan ni tulisan dijalan. Lumayan untuk ngisi waktu dalam menikmati kemacetan. Laptop tidak terbawa, hasilnya terpaksa dilanjutkan pada hari kedua. Tapi tak apa, perjalanan hanya mendapat sedikit kendala, kemacetan tidak terlalu membuat gila seperti ibu kota. Jogja-malang ditempuh dengan santai dan sempat beberapa kali berhenti untuk sholat dan istirahat. Tahun baru yang dinikmati dari jalanan yang mengguratkan banya kenangan kemudian.

Advertisements