Kantor twitter


Jack Dorsey, lahir November 19, 1976, ketika usianya baru 24 tahun muncul ide yang sederhana dibenaknya untuk mengubah cara berkomunikasi secara sosial, sebuah ide yang akhirnya berubah menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai Twitter. Jack Lahir di St Louis, Missouri, ia sudah menunjukkan minat dalam pengembangan perangkat lunak pada usia 14 dan adalah untuk menciptakan perangkat lunak open source aplikasi yang berhubungan dengan rute taksi dan kurir pengiriman.
Setelah kuliah di University of Missouri dan di New York, ia pindah ke California. Pada saat itu, pesan instan benar-benar mulai luarbiasa, dengan AOL Instant Messenger layanan yang sangat populer. Dorsey melihat hal ini dan bertanya-tanya apakah ia dapat menggabungkan ide-ide awalnya untuk menyediakan layanan pengiriman pesan status. “Bagaimana jika Anda dapat berbagi status Anda dengan semua teman-teman Anda benar-benar mudah, sehingga mereka tahu apa yang Anda lakukan, tapi Anda tidak ingin harus menulis seluruh blog entry atau Live Journal entry?”

Seiring berjalannya waktu dan Jack sedang sibuk bekerja pada sebuah solusi pengiriman berbasis web, ia menganggap apakah pesan teks SMS dapat dimasukkan ke dalam konsep pesan status interaktif.

Kemudian Evan Williams, seorang mantan eksekutif Google, menyediakan dana investasi dan bersama-sama dengan Dorsey dan Stone untuk operasional twitter, Inc. Pada awal 2006 mereka sudah siap, tetapi tidak benar-benar memiliki strategi peluncuran yang aktif.

Pada bulan Agustus tahun 2006, twitter lahir, layanan microblogging ini Berbeda dengan layanan blog seperti Blogger, WordPress dan Multiply, Twitter memiliki batasan 140 karakter per post – oleh sebab itu dinamakan microblogging. Apabila aktifitas menulis yang dilakukan oleh para blogger sekarang sudah memiliki kata kerja sendiri yaitu blogging, demikian juga halnya dengan aktifitas yang dilakukan oleh para pengguna Twitter: tweeting.

This slideshow requires JavaScript.

Dunia Social networking dewasa ini sekakan menjadi dunia dengan penghuni terbanyak kedua setelah dunia yang membosankan lainnya. Dunia social networking menjadi pilihan karena disana semua orang bebas berkata apapun. Tentunya semua orang juga memiliki aturan mainnya sendiri, sehingga yang tidak pantas akan langsung mendapat hukuman dari yang lainnya.

Jika dalam dunia nyata, susah sekali menemukan penegak hukum yang dapat menegakan hukum. Disana semua orang bisa menjadi penegak hukum sekaligus pula tidak ada yang kebal terhadap hukuman. Dunia dimana demokrasi berjalan begitu setabil… hehehe tidak ada politisasi dan siaran yang bualan.

Kantor menjadi salah satu yang terpenting tentunya untuk menjalankan situs sebesar TWITTER. Setelah Facebook mendapat kepopuleran yang fenomenal dan digunakan oleh Obama untuk kampanye, sekarang twitter juga mendapat peran yang sama. Minimal peristiwa pergerakan di Tunisa dan Mesir bisa menjadi tolak ukurnya. Presiden tunisia yang korup dipaksa kabur dari negerinya dan di mesir Mubarak yang sudah berkuasa 30 tahun pun di goyang.

Advertisements