Opini Gaya Jurnalistik


Apa sih ?

Opini secara umum adalah pendapat pribadi yang bisa dipertanggung jawabkan secara lahir serta batin hehehe. Opini biasanya berisi tentang tulisan yang sifatnya fakta dan memberikan sebuah informasi, kritikikan, serta solusi atas apa yang kita soroti (tidak disukai, tidak nyamani, dan tidak tidak lainnya) dalam tulisan itu. Misalanya kita menulis opini tentang lingkungan hidup dengan judul “Hutan Mulai Gundul”. Dalam tulisan itu tentunya kita memaparkan fakta mengenai keadaan hutan kita yang semakin gundul akibat penebangan liar. Nah selain memaparkan fakta kalau banyak pohon yang ditebangi, kita juga harus menyajikan informasi menganai hutan mana saja yang kini mulai gundul. Biasanya dalam bait akhir dalam tulisan opini, penulis harus memaparkan mengenai solusi atau alternative agar hutan kita tidak gundul, salah satunya misalnya kita harus mulai memberdayakan atau mengkampanyekan gerakan menanam seribu pohon. Itulah secara umum gambaran tentang opini gaya jurnalistik.

Dalam dunia jurnalistik, opini adalah salah satu rubrik yang selalu ada. Biasanya perusahaan media memberikan kesempatan kepada masyarakat (orang diluar media) untuk mengisi rubrik tersebut. Selama ini penulisan opini di media massa didominasi oleh kalangan akademisi (pelajar, santri, mahasiswa, dosen dll) serta politisi dan pengamat, tidak jarang ibu rumah tangga juga ikut berpartisipasi. INGAT… Namanya juga opini (pendapat) tidak bisa dipastikan mengenai kebenarannya.

Cirinya!!!!

Mewakili pendapat penulis, menyajikan data dan fakta yang disertai analisis penulis. Opini biasanya terkait tema-tema yang sedang aktual – Memberikan solusi dan alternative pemecahan masalah. Jenis opini dalam dunia jurnalistik ada beberapa macam jenis opini, yaitu :

1. Artikel

Artikel adalah salah satu bentuk dari opini, tulisan diberbagai media massa biasanya berbentuk artikel. Hanya saja untuk artikel biasanya memakai bahasa yang formal dan baku namun tetap mencantumkan data dan fakta.

2. Kolom

Kolom atau esai biasanya ditulis oleh penulis-penulis yang sudah berpengalaman di bidangnya. Tulisan berisi opini yang didalamnya berisi kritikan, sorotan, atas perkembangan yang terjadi selama ini. Tulisan ini biasanya ada di beberapa media, dan diisi petinggi atau pimpinan dari media itu, misalanya untuk koran Jawa Pos, biasanya diisi Dahlan Iskan, Majalah Tempo, diisi Goenawan Moehammad, Harian Surabaya Pagi diisi oleh Tatang Istiawan dll

3. Tajuk Rencana atau Editorial

Kolom ini wajib ditulis oleh media tersebut, tajuk rencana atau editorial ditulis untuk mewakili pendapat media tersebut mengenai perkembangan terkini. Misalkan kasus terbaru mengenai kasus Gayus atau kasus Ariel atau si dukun cilik dari Jombang Ponari, dll. Tajuk rencana ditulis secara ringkas dan lugas, tujuannya untuk mempengaruhi pembaca tentang apa yang terjadi dari sudut pandang media tersebut.

4. Surat Pembaca

Surat pembaca adalah kolom yang disediakan oleh media, namanya saja surat pembaca tentunya diisi oleh pembaca. Biasanya surat pembaca berisi mengenai keluhan warga mengenai suatu pelayanan yang tidak memuaskan. Banyak juga berisi mengenai kritikan dari pembaca mengenai suatu kejadian.


Advertisements