Republik Twitter


Haha… spontan dengan latah emang bedanya dikit banget. Dalam dunia yang mengandalkan signal ini, sesuatu saja bisa menjadi benar-benar sesuatu, padahal bukan apa-apa. Spontan munculnya, begitu juga lenyapnya.

Sedikit kaget juga, ketika setelah sekian lama menghilang. Sejak 1908 tidak jadi dikeluarkan karena katanya kekurangan bahan, es ito muncul lagi sebagai penulis skenario, ah atau apapun itulah namanya, saya tidak paham. Ada kepenasaran yang tinggi dengan ini, seorang penulis thriller mencoba menulis skenario film. es ito sebagai salah satu penulis fiksi sejarah mencoba memotret sejarah hari kemarin untuk hari esok. Entah filmnya besok seperti apa, yang pasti salah satu bagian menariknya adalah naskah film ini ditulis oleh salah seorang penulis paling genius di nusantara ini. Berubah?! ya, apakah karena hidup yang baik itu berubah? Layak dinanti deh.

Release date
Awal 2012
Genre
Drama Romantis
Studio
Amalina Pictures dan Rupakata Cinema
About
Ini adalah official facebook fans page dari film #republiktwitter – kontak dengan kami bisa dilakukan melalui email republiktwitter@gmail.com
Description
Jejaring sosial, dan bagaimana manusia mengubah pola komunikasinya melalui mediasi-mediasi teknologi selalu menarik perhatian. Twitter adalah salah satu mediasi itu, dimana orang-orang bertemu, tumbuh, membesar, hancur dan hilang. pencinta menemukan jodohnya, pecundang menghujat pecundang yang lain, selebriti lahir dalam sehari serta beragam replika sosial yang ada dalam dunia twitter adalah bekal dalam menyusun film ini.Tapi ini bukan film tentang twitter, ini adalah film tentang manusia yang bermimpi indah, yang memilih bangun untuk menghadapi kenyataan dan mewujudkan mimpi-mimpinya, disebuah negeri para pemimpi, #RepublikTwitter…
Plot outline
Berlatar belakang kegilaan anak muda akan Twitter dan jejaring sosial, #RepublikTwitter adalah cerita tentang Sukmo (Abimana Arya), lelaki jogja yang ambisius, lucu dan cerdas. Sukmo menjalani kesehariannya leih banyak dibelakang layar komputer dan hapenya, hingga ia jatuh cinta kepada Hanum (Laura Basuki), perempuan cantik yang pemurung, yang dikenalnya juga melalui twitter.Bagi Sukmo, dunia twitter adalah dirinya, apa adanya. sedang bagi Hanum, twitter adalah bentuk pelariannya, alter ego bagi keceriaan yang tidak pernah muncul dihari-harinya. Mereka dekat dan berkisah, tapi, dunia maya tak akan pernah memuaskan siapapun yang benar-benar hidup didunia nyata. dan ternyata Sukmo masih menapakkan kakinya didunia nyata, ia ingin bertemu dengan Hanum. Sukmo berangkat Jakarta, bersama sahabatnya, Andre (Ben Kasyafani).Sukmo lupa satu hal, ada kelas sosial didunia nyata, dan itulah yang baru dia sadari ketika bertemu dengan Hanum. Selanjutnya adalah kerja keras Sukmo untuk membuat dirinya lebih terlihat, lebih percaya diri dan dekat dengan Hanum. menjadi seseorang yang setara dengan nya.

Sukmo bekerja diibidang yang menjadi keahliannya, bisnis 140 karakter di Twitter. Tapi inilah yang menjebak dirinya kedalam pasir hisap yang semakin mengikat, Bisnis pencitraan politik berbasis jejaring sosial yang digawangi Kemal (Tio Pakusadewo) dan Belo.

Perjalanan cinta Sukmo mendapat ujian yang berat. Tapi begitulah cara meraih mimpi, pengorbanan. Bersama Andre dan kekasihnya Nadya (Enzy Storia), Sukmo menjadikan apa yang selama ini maya, menjadi nyata: Hanum

Starring
Laura Basuki, Abimana Arya, Ben Kasyafani, Enzy Storia, Tio Pakusadewo, Jenifer Arnelita, Nina Tamam, Gery Iskak, Eddy Oglek, Otik Pakis, Tiga Setia Gara, Lucky Moniaga, Sandy Tile
Directed by
@KuntzAgus
Written By
ES Ito
Screenplay by
ES Ito
Produced by
Ajish Dibyo, Fauzan Zidni, Isaac Zikri
Website
Advertisements