Side Other of Sea Games


Dibalik gegap gempitanya penyelenggaraan dan pembukaan Seagames di palembang, selalu ada saja hal lain yang sifatnya remeh temeh tapi menggilitik. Acara pembukaannya cuku mengesankan, dan panitia berhasil menjawab keraguan masayarkat yang mungkin tadinya menyangsikan kesanggupan menyelenggarakan pesta olahraga dua tahunan di Asia Tenggara ini.

Tentunya sebagai manusia, penyelenggara juga tidak luput dari kesalahan dan kelemahan. Toh pun demikian kita semua sudah cukup terkesan dengan acara pembukaan di jakabaring tanggal 11 malam kemarin. Kita semua bangga dengan acara tersebut, bangga sebagai sebuah bangsa. Memang seharusnya seperti itu, tanpa harus menjelekan atau menilai lebih bagus dari penyelenggaraan sebelumnya.

Nah selain itu juga, dalam kesempatan yang membanggakan ini kita bisa mendengarkan salah satu karya cipta presiden tercinta, sebuah lagu yang dinyanyikan Joy Tobing. Bisa bertaruh deh, hanya beliau yang bisa bikin lagu sebagus itu, presiden lain mah ga ada.

Ups, ada sesuatu yang lain yang patut mendapat apresiasi. Kenapa apresiasi? karena ini merupakan sebuah proses pembelajaran. Malu? seharusnya demikian tapi bukan berarti lantas ciut nyali dan tak mau kembali. Hanya sedikit saja, pastinya bisa diperbaiki. hehehe tetap semangat dan saya masih yakin bahwa kita bisa, kita pasti bisa. Mimpi itu masih ada sodara-sodara. Jayalah Nusanatara.

Terjemahan versi BUMNJadi memang sisi lain ini harus dijadikan proses pembelajaran toh bahasa yang penting bisa dipahami oleh pembacanya. itu kan intinya.   Bahasa yang asik

Maknanya sampai maka bereslah fungsi bahasa tersebut. Lagian ini kan cuma ucapan selamat dan penunjuk arah. Saya yakin peserta ga bakal kesasar dengan adanya petunjuk arah dan panitia yang mendamping. Jadi ini adalah hanya hal sepele yang hanya dapat dijadikan pelaharan, tetep poisitif.

Advertisements