HAM itu apa?


Orang-orang ramai membicarakan tentang ham. Mereka selalu menggebu-gebu kalau sedang membicarakan ham. Lalu pernahkah kita berfikir tentang ham sendiri itu apa? Kenapa tiba-tiba kita sangat sensitif sekali dengan ham, dan siapa yang pertama kali menuangkan konsep ini kemuka bumi? Apakah ada batasan ham, dan bagimanakah kita menuntut hak asasi kita sebagai manusia, kepada manusia lain yang juga memiliki hak asasi? Pada siapa dan dalam kondisi apa kita menuntut hak asasi sebagai manusia? Saya sangat tertarik untuk membahasnya, nanti setelah selo. Krn ini masih dijalan.

Pergolakan dan Peristiwa Bersejarah

Konferensi, Dokumen, dan Deklarasi

Institusi

Sepanjang Abad ke-17

  • Berbagai naskah keagamaan menekankan pentingnya persamaan, kehormatan dan tanggung jawab untuk menolong orang-orang lain.
  • Lebih dari 3000 tahun lalu Hindu, Veda, Agama dan Upanishad, naskah Yuda dan Taurat.
  • 2500 tahun lalu Tripitaka dan Anguttara-Nikaya Budha, dan Analeer konfusius, Doktrin Pelajaran Sederhana dan Agung.
  • 2000 tahun lalu Perjanjian Baru Kristen, dan 600 tahun kemudian Qur’an Islam.
  • Aturan Moral: Menes, Asoka, Hamurrabi, Draco, Cyros, Musa, Solon, Many.
  • 1215 Magna Carta ditandatangani, mengakui bahwa bahkan Raja tidak di atas hukum.
  • 1625 Ahli hukum Belanda, Hugo Grotius berjasa atas lahirnya hukum internasional.
  • 1690 John Locke mengembangkan gagasan hak-hak yang kita punya sejak lahir (natural rights) “Treatise of Government”.

Abad ke-18 dan ke-19

  • 1789 Revolusi Perancis dan Deklarasi Hak-hak Manusia dan Warga Negara.
  • 1815 Revolusi Budak di Amerika Latin dan Perancis.
  • 1830-an Pergerakan Hak-hak Sosial dan Ekonomi – Ramakrishna di India, gerakan-gerakan keagamaan di Barat.
  • 1840 di Irlandia, Gerakan Charcist menuntut hak pilih dan hak-hak lainnya secara universal bagi pekerja dan orang miskin.
  • 1847 Revolusi Liberia.
  • 1861 Kebebasan dari feodalisme tuan tanah di Rusia.
  • 1792 Mary Wollstonescraft menulis “A Vindication of the Rights of Woman” (Pengungkapan Hak Perempuan).
  • 1860-an Mirza Fath Ali Akhundzade di Iran, dan Tan Sitong di Cina mendesak persamaan gender.
  • 1860-an Rosa Guerra dengan periodiknya La Camelia memperjuangkan persamaan bagi wanita di seluruh Amerika latin.
  • 1860-an Toshiko Kishida di Jepang menerbitkan “I Tell You, My Fellow Sisters” (Mari saya menjelaskan sesama saudara perempuanku).
  • 1860- 80 Lebih dari 50 kesepakatan bilateral meniadakan perdagangan budak di manapun.
  • 1809 Institusi Ombudsman didirikan di Swedia.
  • 1815 Komite mengenai Masalah Perdagangan Budak Internasional, pada Kongres Wina.
  • 1839 Masyarakat Antiperbudakan di Inggris, diikuti pada 1860-an oleh Confederacao Abolicionista di Brasil.
  • 1863 Komite Internasional Palang Merah.
  • 1864 Asosiasi Orang-orang Pekerja Internasional.
  • 1898 Liga Hak-hak Asasi Manusia, sebagai jawaban terhadap peristiwa Dreyfus.

1900 – 1929

  • 1900 – 15 Bangsa-bangsa terjajah bangkit melawan imperialisme di Asia dan Afrika.
  • 1905 Pergerakan kaum pekerja di Eropa, India dan AS; 300.000 pekerja berdemonstrasi di Moskow.
  • 1910 Petani bergabung menuntut hak atas tanah di Meksiko.
  • 1914 – 1918 Perang Dunia I.
  • 1914 dst Gerakan kemerdekaan dan pemberontakan- pemberontakan di Eropa, Afrika dan Asia.
  • 1915 Pembantaian orang-orang Armenia oleh orang-orang Turki.
  • 1917 Revolusi Rusia.
  • 1919 Meluasnya protes terhadap dikeluarkannya persamaan ras dari Kovenan Liga Bangsa-bangsa.
  • 1920-an Kampanye memperjuangkan hak-hak perempuan akan informasi kontrasepsi oelh Ellen Key, Margaret Sanger, Shizue Ishimoto.
  • 1920-an Mogok umum dan konflik bersenjata antara pekerja dan pengusaha di negara-negara maju (industrialized world).
  • 1925 Wakil-wakil dari delapan negara berkembang mendirikan Coloured Internasional untuk mengakhiri diskriminasi rasial.
  • 1928 Komisi Inter-Amerika mengenai wanita, untuk memastikan pengakuan hak-hak politik dan sipil kaum wanita.
  • 1900 Kongres Pan-Afrika pertama di London.
  • 1906 Konvensi Internasional melarang wanita kerja malam di industri.
  • 1907 Konferensi Perdamaian Amerika Tengah memberikan hak banding bagi pekerja asing ke pengadilan di mana mereka tinggal.
  • 1916 Lenin menyinggung hak menentukan diri sendiri dalam Imperialism, The Highest Stage of Capitalism.
  • 1918 Wilson menyinggung hak menetukan diri sendiri dalam ‘Fourteen Points”.
  • 1919 Perjanjian Versailles menekankan hak menentukan diri sendiri dan hak-hak minoritas.
  • 1919 Kongres Pan –Afrika menuntut hak menentukan diri sendiri daerah-daerah kolonial.
  • 1923 Konferensi Kelima dari Republik-republik Amerika di Santiago, Chili membicarakan hak-hak wanita.
  • 1924 Deklarasi Jenewa mengenai hak-hak anak.
  • 1924 Kongres AS mengesahkan UU Snyder, memberikan kewarganegaraan penuh bagi penduduk asli.
  • 1926 Konferensi Jenewa mengadopsi Konvensi Perbudakan.
  • 1902 Aliansi Internasional untuk Hak Pilih dan Persamaan Kewarganegaraan.
  • 1905 Serikat-serikat buruh membentuk federasi internasional.
  • 1910 Serikat Buruh Wanita Garmen Internasional.
  • 1919 Liga Bangsa-bangsa dn Mahkamah Internasional.
  • 1919 Organisasi Buruh Internasional (ILO), menganjurkan HAM dimasukkan dalam Undang-undang Tenaga Kerja.
  • 1919 Liga Internasional Wanita untuk Perdamaian dan Kemerdekaan.
  • 1919 LSM-LSM yang memperjuangkan hak-hak wanita mulai mempermasalahkan hak anak. Lindungi Anak-anak (Save The Children) (Inggris).
  • 1922 Empat belas liga-liga HAM nasional mendirikan Federasi Internasional untuk Liga-liga HAM.
  • 1920-an Kongres Nasional dari British West Africa di Accra, mempromosikan penentuan diri sendiri.
  • 1925 Wakil-wakil dari delapan negara berkembang mendirikan Coloured Internasional untuk mengakhiri diskriminasi rasial.
  • 1928 Komisi Inter-Amerika mengenai wanita, untuk memastikan pengakuan hak-hak politik dan sipil kaum wanita.

1930 – 1949

  • 1930 di India, Gandhi memimpin long-march ratusan orang ke Dandi memprotes pajak garam.
  • 1939 – 45 Rejim Nazi Hitler membunuh 6 juta jiwa Yahudi, dan memaksa orang-orang gipsi, komunis, aktivis serikat buruh, Polandia, Ukraina, Kurdi, Armenia, cacad, saksi Jehova, dan homoseks, masuk ke, dan membunuh mereka di dalam kamp-kamp konsentrasi.
  • 1942 Rene Cassin dari Perancis mendesak dibentuknya mahkamah internasional untuk mengadili penjahat-penjahat perang.
  • 1942 Pemerintah AS menahan sekita 120.000 keturunan Jepang di Amerika selama Perang Dunia II.
  • 1942 – 1945 Perjuangan anti fasis di banyak negara Eropa.
  • 1949 Revolusi Cina.
  • 1930 Konvensi ILO mengenai Kerja Wajib atau Paksa.
  • 1933 Konvensi Internasional tentang Penindasan Wanita Dewasa dalam Lalu Lintas.
  • 1941 Presiden AS Roosevelt mengidentifikasikan empat kebebasan utama – berbicara, agama, dari kebutuhan, dan ketakutan.
  • 1945 Piagam PBB, menekankan pada HAM.
  • 1948 Konvensi ILO mengenai kebebasan berserikat dan perlindungan hak-hak berorganisasi.
  • 1949 Konvensi ILO mengenai hak berorganisasi dan tawar menawar secara kolektif di banyak negara Eropa.
  • 1933 Organisasi Pengungsi.
  • 1935 – 36 Komisi Penjara dan Pemasyarakatan Internasional, mengurusi hak-hak dasar orang-orang hukuman.
  • 1945 Sidang pengadilan Nuernberg dan Tokyo.
  • 1945 PBB
  • 1946 Komisi PBB HAM
  • 1948 Organisasi Negara-negara Amerika.
  • 1949 Majelis Eropa.
  • 1950 Komisi pencari fakta ILO menyangkut pelanggaran hak-hak serikat buruh.
  • 1951 Komite ILO mengenai kebebasan berasosiasi.
  • 1954 Komisi HAM Eropa.
  • 1959 Mahkamah HAM Eropa.

1950 – 1959

  • 1950-an Perang Kemerdekaan dan revolusi di Asia; beberapa negara Afrika memperoleh kemerdekaan.
  • 1955 Gerakan Hak-hak Politik dan Sipil di AS; Martin Luther King Jr. memimpin boikot bus Montgomery (381 hari).
  • 1950 Konvensi Eropa mengenai HAM.
  • 1951 Konvensi Persamaan Upah ILO.
  • 1957 Konvensi ILO mengenai Penghapusan Kerja Paksa.
  • 1958 Konvensi ILO mengenai diskriminasi dalam pengangkatan dan penentuan jabatan.

1960 – 1969

  • 1960-an Di Afrika, 17 negeri memperoleh hak untuk menentukan nasib sendiri, seperti negara-negara lain di manapun.
  • 1962 Pekerja-pekerja Pertanian Nasional di AS mengatur perlindungan pekerja-pekerja migran di AS.
  • 1960-an – 1970-an gerakan pejuang hak-hak wanita menuntut persamaan.
  • 1965 Konvensi Internasional PBB mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi rasial.
  • 1966 Perjanjian Internasional PBB mengenai Hak-hak Sipil dan Politik.
  • 1966 Perjanjian Internasional PBB mengenai Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya.
  • 1968 Konferensi Dunia Pertama mengenai HAM di Teheran.
  • 1960 Komisi HAM Inter-Amerika menyelenggarakan pertemuan pertama.
  • 1961 Amnesty Internasional.
  • 1963 Organisasi Uni Afrika.
  • 1967 Komisi Kepausan untuk Perdamaian dan Keadilan Internasional.

1970 –1979

  • 1970-an Masalah-masalah hak asasi manusia mengundang perhatian luas – Aparteid di Afsel, perlakuan terhadap orang-orang Palestina di daerah-daerah pendudukan, penganiayaan lawan-lawan politik di Chili, “Perang Kotor” di Argentina, genosid di Kamboja.
  • 1970-an Protes rakyat terhadap konflik Arab – Israel, perang Vietnam dan perang saudara Nigeria – Biafra.
  • 1976 Amnesty International memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
  • 1973 Konvensi Internasional PBB mengenai Pengekangan dan Penghukuman Kejahatan Aparteid.
  • 1973 Konvensi ILO mengenai Umur Minimum.
  • 1974 Konvensi Makanan Dunia di Roma.
  • 1979 Konvensi PBB mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita (CEDAW).
  • 1970 Komisi-komisi pertama menyangkut damai dan adil, di Paraguay dan Brasil.
  • 1978 Helsinki Watch (mengawasi HAM).
  • 1979 Mahkamah HAM Inter-Amerika.

1980-1989

  • 1980-an Kediktatoran di Amerika Latin berakhir – di Argentina, Bolivia, Paraguay, Uruguay.
  • 1988 Di Filipina, Gerakan Kekuatan Rakyat dengan damai menggulingkan kediktatoran Marcos.
  • 1989 Tiananmen Square.
  • 1989 Runtuhnya Tembok Berlin.
  • 1981 Piagam Afrika mengenai Hak-hak Asasi Manusia dan Rakyat.
  • 1984 Konvensi PBB menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang Kejam, Tidak Manusiawi, atau Merendahkan Martabat Manusia.
  • 1986 Deklarasi PBB tentang Hak untuk Berkembang.
  • 1989 Konvensi PBB mengenai Hak Anak-anak.
  • 1983 Organisasi Arab untuk HAM.
  • 1985 Komite PBB megnenai Hak-hak Ekonomi, Sosial, Budaya.
  • 1988 Komisi Afrika mengenai Hak-hak Asasi Manusia dan Rakyat.

1990 – 2000

  • 1990-an Demokrasi meyebar ke seluruh Afrika. Nelson Mandela dibebaskan dan terpilih sebagai Presiden Afsel.
  • 1990-an Pembersihan etnis di bekas Yugoslavia, dan genosid serta pelanggaran-pelanggaran berat HAM di Rwanda.
  • 1998 Spanyol memulai proses ekstradisi terhadap Jenderal Pinochet dari Chili.
  • 1999 “Doctors Without Borders” memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian.
  • 2000 Pengadilan di Senegal menuntut bekas diktator Hissene Habre akan perbuatan “menyiksa dan barbar”
  • 1990 – 1996 Konferensi dan pertemuan-pertemuan tingkat tinggi PBB di seluruh dunia mengenai anak-anak, pendidikan, lingkungan dan pembangunan, HAM, kependudukan, wanita, pembangunan sosial dan pemukiman manusia.
  • 1998 UU Roma untuk membentuk Pengadilan Kriminal Internasional.
  • 1999 Protokol Opsional CEDAW untuk keluhan-keluhan individu.
  • 1999 Konvensi ILO mengenai Bentuk-bentuk Terburuk dari Mempekerjakan Anak-anak.
  • 1995 Komisi Rekonsiliasi dan Kebenaran Afrika Selatan.
  • 1995 – 99 Sepuluh negeri meluncurkan rencana kerja nasional untuk perlindungan dan promosi dari HAM.
  • 1992 Komisaris Tinggi OSCE yang pertama untuk Minoritas Nasional.
  • 1993 Komisaris Tinggi urusan HAM PBB yang pertama, ditunjuk pada Konferensi Wina.
  • Pemerintah Indonesia membentuk Komnas HAM melalui Keppres NO. 50/1993.
  • 1993 – 94 Pengadilan-pengadilan Kriminal Internasional untuk bekas Yugoslavia dan Rwanda.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements